
Pada hari Sabtu, 11 April 2026, SMKN 36 Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif bagi peserta didik melalui kegiatan kunjungan edukatif ke Museum MACAN. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Sponsored School Visit”, sebuah program kunjungan sekolah yang disponsori oleh pihak museum dan diperuntukkan bagi Sekolah Negeri di DKI Jakarta dengan fasilitas tiket masuk gratis.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 25 peserta didik didampingi oleh tiga guru, yaitu Bapak Yustinus Lepaaken Sabebegen, Ibu Eka Nurhayuni, dan Ibu Fenti Karmalita. Kedatangan rombongan SMKN 36 Jakarta disambut hangat oleh tim Museum MACAN, yang kemudian memandu seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari tim Museum MACAN, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai panduan pameran yang membantu peserta didik memahami karya seni secara lebih mendalam. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai media pembelajaran interaktif seperti panduan khusus anak, audio guide, dan video guide yang semakin memperkaya pengalaman eksplorasi mereka di dalam museum.
Puncak kegiatan adalah sesi tur pameran Olafur Eliasson: Your Curious Journey, di mana peserta didik diajak menjelajahi instalasi seni yang memadukan unsur cahaya, ruang, dan persepsi. Melalui pendampingan dari tim museum, siswa tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga diajak untuk merasakan, berpikir kritis, serta memahami hubungan antara seni, sains, dan lingkungan.
Selain itu, peserta didik juga mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dalam program CORAL (Coastal Vernacular Lab), yang mengangkat isu penting mengenai air dan lingkungan pesisir. Sesi ini menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi yang membangun kesadaran ekologis di kalangan siswa.
Kegiatan semakin meriah dengan adanya sesi permainan interaktif yang melibatkan seluruh peserta bersama tim Museum MACAN. Suasana kebersamaan, keceriaan, dan semangat belajar tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung hingga penutupan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik SMKN 36 Jakarta dapat memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas, serta memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap isu lingkungan. Pengalaman belajar di luar kelas seperti ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia nyata.
Penulis:
Yustinus Lepaaken Sabebegen
Guru Seni SMKN 36 Jakarta
Tinggalkan Komentar